MARAKNYA PENCURIAN KELAPA SAWIT,GAPKI KALBAR GAGAS FORUM GROUP DISKUSI

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 12:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Equatortv.co.id,Kubu Raya – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Kalimantan Barat menggelar Forum Group Diskusi Pembinaan dan Pengawasan Tata Niaga Kelapa Sawit. Kegiatan ini bertujuan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh para petani sawit di Kalimantan Barat.

Bertempat di Hotel Alimore, Pontianak, pada Rabu 9 Juli 2025, Forum Group Diskusi yang digagas GAPKI Kalimantan Barat mengangkat isu penting dalam dunia perkebunan kelapa sawit. Forum ini menghadirkan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, dinas terkait, hingga aparat penegak hukum.

Ketua GAPKI Kalimantan Barat, Aris Suratman, dalam laporannya menyebutkan, Kalimantan memiliki sekitar 2,1 juta hektar lahan kelapa sawit yang berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Namun, berbagai persoalan masih membayangi para petani sawit, salah satunya adalah maraknya pencurian buah sawit.

Aris Suratman (ketua GAPKI Kalbar):
“Masalah pencurian ini tentu sangat merugikan petani. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan dan pengamanan secara intensif. Kami juga berharap ada kerja sama lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan pihak kepolisian.”

Baca Juga:  BPBD Kubu Raya Gelar Pertemuan Bersama Damkar Se- Kubu Raya

Aris menambahkan, regulasi seperti peraturan bupati dan pembinaan hukum di daerah sangat diperlukan untuk mengatasi konflik dan mendukung tata kelola niaga sawit yang berkeadilan.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalimantan Barat, Drs. Ignasius, menyatakan dukungannya terhadap forum yang digagas GAPKI ini.

“Kegiatan ini kami harapkan dapat memberi solusi konkret untuk para petani sawit, serta membantu meningkatkan ekonomi masyarakat Kalbar.”

Ignasius juga berharap agar persoalan pencurian sawit dapat diatasi bersama, mengingat baik petani maupun pengepul merupakan bagian dari masyarakat Kalimantan Barat yang perlu difasilitasi dengan solusi yang adil.

Diharapkan, hasil dari diskusi ini mampu merumuskan kebijakan yang tidak hanya menyentuh aspek hukum, tetapi juga sosial dan ekonomi para pelaku usaha sawit, khususnya petani di Kalimantan Barat.

Berita Terkait

Warga Bakar Sampah, Hingga Lapor Bupati Sujiwo
Dirut Bank Kalbar Diundang Resmi Hadir di HPN 2026 Banten
Sejumlah Damkar Bentuk Asosiasi Pemadam Kebakaran Kalimantan Barat
ATBI Kalbar Salurkan Donasi untuk Korban Longsor dan Banjir di Sumatera dan Aceh Melalui INTI
Melalui Reses, H.Irwan Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
PT Pelindo Pontianak Dukung Program CSR Connect Kalbar 2025 Bersama JCF
.Edy Cau Bantah Tuduhan Edarkan Oli Palsu. Hanya Tidak Sesuai Spesifikasi
Kasus Penggelapan Bongkar Jaringan Oli Palsu di Kalbar, Sosok Ucok Jadi Sorotan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:00

Warga Bakar Sampah, Hingga Lapor Bupati Sujiwo

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:55

Dirut Bank Kalbar Diundang Resmi Hadir di HPN 2026 Banten

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:25

Sejumlah Damkar Bentuk Asosiasi Pemadam Kebakaran Kalimantan Barat

Senin, 15 Desember 2025 - 08:44

ATBI Kalbar Salurkan Donasi untuk Korban Longsor dan Banjir di Sumatera dan Aceh Melalui INTI

Selasa, 9 Desember 2025 - 01:02

Melalui Reses, H.Irwan Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:33

.Edy Cau Bantah Tuduhan Edarkan Oli Palsu. Hanya Tidak Sesuai Spesifikasi

Senin, 27 Oktober 2025 - 08:30

Kasus Penggelapan Bongkar Jaringan Oli Palsu di Kalbar, Sosok Ucok Jadi Sorotan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 17:32

Pontianak Expo 2025, Wadah Kolaborasi UMKM dan Inovasi Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru

Berita

Warga Bakar Sampah, Hingga Lapor Bupati Sujiwo

Sabtu, 24 Jan 2026 - 03:00