Terungkap Kasus Bayi Diselundupkan Asal Dari Kubu Raya

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 13:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak – equatortv.co.id, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak memastikan bahwa satu dari lima bayi asal Kalimantan Barat yang disebut dalam pengungkapan kasus perdagangan orang di Jawa Barat, ternyata memiliki dokumen keimigrasian yang sah berupa paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pontianak, Sam Fernando saat ditemui tim Equatortv pada Rabu 16 Juli 2025, mengatakan bahwa dokumen saat pembuatan paspor itu sah dan tidak ada tanda mencurigakan saat sesi wawancara pembuatan paspor.

Ia menjelaskan, Bayi dan ibunya diketahui berasal dari Kabupaten Kubu Raya. Namun, Sam Fernando menyatakan bahwa identitas mereka tidak dapat diungkap lebih lanjut atas permintaan Polda Jawa Barat.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat mengungkap praktik tindak pidana perdagangan orang lintas negara yang melibatkan enam bayi. Bayi-bayi ini hendak dikirim ke Singapura dengan harga jual mencapai enam belas juta rupiah per anak.

Baca Juga:  Warga Bakar Sampah, Hingga Lapor Bupati Sujiwo

Bayi-bayi malang itu kini dalam perawatan di RS Sartika Asih Bandung dan berada di bawah perlindungan Polda Jabar. Polisi juga menangkap 12 tersangka perempuan, yang berperan mulai dari perekrut ibu hamil hingga pembuat dokumen palsu.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat kini menggandeng Interpol untuk menelusuri jejak jaringan TPPO internasional ini dan memastikan apakah ada bayi lain yang telah dikirim ke luar negeri.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sindikat perempuan yang memanfaatkan celah dalam sistem administrasi untuk mengirim bayi ke luar negeri. Pihak Imigrasi menegaskan komitmen mereka dalam mendukung upaya penegakan hukum serta memperketat pengawasan dokumen keimigrasian.

Dari Pontianak, Kalimantan Barat, Wahyu Aulia, Equatortv, Melaporkan.

Berita Terkait

Warga Bakar Sampah, Hingga Lapor Bupati Sujiwo
Dirut Bank Kalbar Diundang Resmi Hadir di HPN 2026 Banten
Sejumlah Damkar Bentuk Asosiasi Pemadam Kebakaran Kalimantan Barat
ATBI Kalbar Salurkan Donasi untuk Korban Longsor dan Banjir di Sumatera dan Aceh Melalui INTI
Melalui Reses, H.Irwan Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
PT Pelindo Pontianak Dukung Program CSR Connect Kalbar 2025 Bersama JCF
.Edy Cau Bantah Tuduhan Edarkan Oli Palsu. Hanya Tidak Sesuai Spesifikasi
Kasus Penggelapan Bongkar Jaringan Oli Palsu di Kalbar, Sosok Ucok Jadi Sorotan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:00

Warga Bakar Sampah, Hingga Lapor Bupati Sujiwo

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:55

Dirut Bank Kalbar Diundang Resmi Hadir di HPN 2026 Banten

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:25

Sejumlah Damkar Bentuk Asosiasi Pemadam Kebakaran Kalimantan Barat

Senin, 15 Desember 2025 - 08:44

ATBI Kalbar Salurkan Donasi untuk Korban Longsor dan Banjir di Sumatera dan Aceh Melalui INTI

Selasa, 9 Desember 2025 - 01:02

Melalui Reses, H.Irwan Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:33

.Edy Cau Bantah Tuduhan Edarkan Oli Palsu. Hanya Tidak Sesuai Spesifikasi

Senin, 27 Oktober 2025 - 08:30

Kasus Penggelapan Bongkar Jaringan Oli Palsu di Kalbar, Sosok Ucok Jadi Sorotan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 17:32

Pontianak Expo 2025, Wadah Kolaborasi UMKM dan Inovasi Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru

Berita

Warga Bakar Sampah, Hingga Lapor Bupati Sujiwo

Sabtu, 24 Jan 2026 - 03:00